Tekanan Darah

Cara Membaca Hasil Tensimeter Digital

Panduan sederhana memahami angka sistolik, diastolik, dan denyut nadi dari tensimeter digital.

Tim iSehat 26 Juni 2026 2 menit baca
tensimetertekanan darahsistolikdiastolik

Artikel ini hanya untuk edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional. Jika Anda mengalami gejala berat seperti nyeri dada, sesak napas, pingsan, kelemahan satu sisi tubuh, kebingungan berat, atau kondisi darurat lainnya, segera cari bantuan medis.

Tensimeter digital adalah alat yang banyak digunakan di rumah untuk mengukur tekanan darah. Layar pada alat ini biasanya menampilkan tiga angka utama: tekanan sistolik, tekanan diastolik, dan denyut nadi.

Tiga Angka pada Layar

  1. Sistolik (angka atas) — menunjukkan tekanan darah saat jantung berkontraksi memompa darah. Angka ini umumnya lebih tinggi.
  2. Diastolik (angka bawah) — menunjukkan tekanan darah saat jantung beristirahat di antara detak. Angka ini lebih rendah.
  3. Denyut nadi (pulse) — jumlah detak jantung per menit, biasanya dilambangkan dengan ikon hati kecil.

Contoh pembacaan: 120/80 mmHg, Pulse 72. Artinya sistolik 120, diastolik 80, dan denyut nadi 72 kali per menit.

Kategori Tekanan Darah Umum

Menurut pedoman umum, tekanan darah orang dewasa dikategorikan sebagai berikut:

  • Normal: sistolik di bawah 120 dan diastolik di bawah 80
  • Prehipertensi: sistolik 120–139 atau diastolik 80–89
  • Hipertensi stadium 1: sistolik 140–159 atau diastolik 90–99
  • Hipertensi stadium 2: sistolik 160 ke atas atau diastolik 100 ke atas

Kategori ini hanya panduan umum. Dokter Anda mungkin menetapkan target berbeda berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

Tips Mengukur yang Benar

  • Ukurlah dalam keadaan duduk santai selama minimal 5 menit sebelum pengukuran.
  • Letakkan lengan padaposisi setinggi jantung.
  • Hindari kafein, olahraga berat, dan merokok 30 menit sebelum mengukur.
  • Ukur pada waktu yang sama setiap hari untuk hasil konsisten.
  • Catat hasilnya secara teratur agar pola terlihat dari waktu ke waktu.

Pencatatan rutin membantu Anda dan dokter memahami tren tekanan darah, bukan sekadar satu angka sesaat.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional. Jika Anda mengalami gejala berat seperti nyeri dada, sesak napas, pingsan, kelemahan satu sisi tubuh, kebingungan berat, atau kondisi darurat lainnya, segera cari bantuan medis.

Mulai catat kesehatan harian dengan iSehat

Daftar Gratis