Tekanan Darah

Arti Sistolik dan Diastolik

Memahami perbedaan tekanan sistolik dan diastolik serta mengapa kedua angka ini penting.

Tim iSehat 26 Juni 2026 2 menit baca
sistolikdiastoliktekanan darah

Artikel ini hanya untuk edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional. Jika Anda mengalami gejala berat seperti nyeri dada, sesak napas, pingsan, kelemahan satu sisi tubuh, kebingungan berat, atau kondisi darurat lainnya, segera cari bantuan medis.

Saat Anda mengukur tekanan darah, hasilnya ditulis dalam dua angka, misalnya 120/80 mmHg. Kedua angka ini memiliki arti berbeda dan sama pentingnya untuk dipahami.

Sistolik: Angka Atas

Sistolik adalah tekanan darah saat jantung berkontraksi atau memompa darah ke seluruh tubuh. Inilah saat tekanan di dalam pembuluh darah mencapai titik tertinggi. Angka sistolik cenderung lebih bervariasi sepanjang hari dan lebih dipengaruhi oleh aktivitas, emosi, dan kondisi fisik.

Peningkatan sistolik yang konsisten sering kali muncul seiring bertambahnya usia karena pembuluh darah besar menjadi lebih kaku.

Diastolik: Angka Bawah

Diastolik adalah tekanan darah saat jantung beristirahat di antara detak, yaitu saat jantung mengisi darah kembali. Angka ini menunjukkan tekanan minimum di pembuluh darah dan menjadi indikator penting resistensi pembuluh darah perifer.

Mana yang Lebih Penting?

Kedua angka penting. Namun pada beberapa kelompok usia, salah satu bisa lebih bermakna:

  • Usia di bawah 50 tahun: diastolik tinggi sering menjadi tanda awal masalah.
  • Usia di atas 50 tahun: sistolik tinggi lebih berkaitan dengan risiko kardiovaskular karena penebalan dan pengerasan pembuluh darah utama.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Isolasi sistolik (sistolik tinggi, diastolik normal) umum terjadi pada lansia dan tetap perlu evaluasi medis.
  • Perbedaan besar antara sistolik dan diastolik (tekanan nadi lebar) juga bisa menjadi informasi penting bagi dokter.
  • Satu pengukuran tidak cukup untuk menilai kondisi. Pola dari beberapa pengukuran memberikan gambaran lebih akurat.

Memahami kedua angka ini membantu Anda lebih aktif dalam memantau kesehatan tekanan darah sendiri dan berdiskusi lebih baik dengan dokter.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional. Jika Anda mengalami gejala berat seperti nyeri dada, sesak napas, pingsan, kelemahan satu sisi tubuh, kebingungan berat, atau kondisi darurat lainnya, segera cari bantuan medis.

Mulai catat kesehatan harian dengan iSehat

Daftar Gratis